Liputan6.com, Jakarta Inter kembali menatap Liga Champions dengan penuh keyakinan usai hasil undian mempertemukan mereka dengan Liverpool dan Arsenal. Kedua tim Premier League itu menjadi lawan yang paling menonjol dari delapan tim yang akan dihadapi Nerazzurri di fase liga. Beppe Marotta pun menegaskan bahwa Inter harus menjaga sikap ambisius dalam perjalanan Eropa musim ini.
Musim lalu, Inter juga berhadapan dengan dua tim Inggris. Mereka menahan imbang Manchester City 0-0 di laga pembuka, lalu menang tipis 1-0 atas Arsenal di San Siro. Catatan tersebut membuat optimisme semakin besar ketika harus kembali berjumpa wakil Inggris.
Presiden Inter, Marotta, mengungkapkan pandangannya setelah undian dilakukan. Ia menekankan bahwa Inter memulai musim ini dengan motivasi yang sama seperti musim lalu, meski perjalanan mereka berakhir pahit di final Munich. “Kami adalah Inter, jadi kami harus ambisius,” tegas Marotta.
Ujian Berat dari Premier League
Liverpool dan Arsenal jelas menjadi tantangan terbesar bagi Inter di fase liga. Keduanya datang dengan reputasi besar serta kedalaman skuad yang tak bisa dipandang sebelah mata. Namun, Marotta melihat sisi positif dari pertemuan itu.
“Saya harus katakan bahwa menghadapi tim seperti Arsenal dan Liverpool sangatlah menarik,” ujarnya. Inter diyakini bisa mengambil energi ekstra dari laga-laga besar semacam ini. Tekanan justru bisa berubah menjadi motivasi tambahan untuk tampil lebih baik.
Musim lalu, Arsenal sempat mereka kalahkan sehingga ada kepercayaan diri tersendiri. Liverpool pun dianggap sebagai ujian berharga untuk mengukur sejauh mana kekuatan Nerazzurri. Seperti kata Marotta, “Tentu saja, mereka akan menjadi tantangan besar bagi kami, tapi itulah indahnya sepak bola.”
Ambisius Sejak Awal Musim
Marotta menegaskan Inter memulai musim ini dengan modal semangat yang sama seperti tahun lalu. “Kami memulai lagi dengan motivasi yang sama seperti musim lalu,” katanya. Motivasi tersebut terbukti mampu membawa Inter sampai ke partai puncak.
Meski harus pulang dari Munich tanpa gelar, pengalaman itu tetap jadi pelajaran penting. Inter kini bertekad untuk kembali melangkah jauh dengan ambisi yang lebih besar. Identitas klub menurut Marotta memang menuntut hal itu.
Inter ingin selalu berada di papan atas Eropa. “Kami adalah Inter, jadi kami harus ambisius,” Marotta menegaskan. Ucapan itu sekaligus menjadi pesan bahwa Nerazzurri tak boleh merasa puas dengan sekadar lolos fase liga.
Konsistensi Jadi Kebanggaan
Selain ambisi besar, Inter juga konsisten di kompetisi ini. Marotta menekankan, sejak 2018/2019, Nerazzurri selalu hadir di Liga Champions. Catatan itu menegaskan posisi mereka sebagai salah satu wakil Italia paling konsisten di Eropa.
“Kami adalah tim yang paling merepresentasikan Italia,” ucap Marotta dengan bangga. Inter memang jadi tim Serie A dengan performa paling stabil di Liga Champions beberapa tahun terakhir. Hal itu membuat mereka terus diperhitungkan lawan-lawan besar.
Konsistensi itu juga jadi modal kepercayaan diri untuk menghadapi musim ini. Meski lawan-lawan berat menanti, Inter sudah terbiasa dengan tekanan besar. Bagi Marotta, inilah kebanggaan sekaligus tanggung jawab untuk terus menjaga nama Italia di panggung Eropa.
Sumber: Sempre Inter